Tuesday, July 16, 2013

UKM Kita

Read More......

Friday, December 7, 2012

Sepuluh kunci kebahagiaan

Assalamualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh.
Bismilahirohmannirohim


Yakinkan Diri Anda bahwa ALLAH SWT SELALU DI DEKAT KITA. Hanya ALLAH SWT yang mampu menolong kita hamba - hambanya.
Inti dari menjalani hidup ini adalah Menerima, Sabar, Ikhlas dan berbuat baiklah kepada orang lain dengan sebanyak - banyaknya.
TIDAK ADA SUATU MUSIBAHPUN YANG MENIMPA SESEORANG KECUALI DENGAN IZIN ALLAH.

Semoga artikel dibawah ini dapat mengobati teman - teman sekali.

Sepuluh kunci kebahagiaan:


1. Bangun disaat Menjelang Fajar untuk beristigfar.
Berdasarkan (QS. Ali Imran:17): Dan memohon ampun diwaktu sahur
2. Menyendiri untuk bertafakur.
Berdasarkan (QS. Ali Imran:191): Dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi.
3. Menjalin hubungan dengan Orang Sholeh.
Berdasarkan (QS. Alkahfi:28): Dan bersabarlah kamu bersama - sama dengan orang - orang yang menyeru tuhan mu.
4. Berzikir
Berdasarkan (QS. Al-Ahzab:41): Wahai orang - orang yang beriman, berzikirlah kamu (dengan menyebut nama ALLAH) Zikir yang sebanyak - banyaknya.
5. Melakukan Sholat 2 rokaat dengan Khusyuk.
Berdasarkan (QS.Al-Mu'minun:2): Yaitu orang orang yang khusyuk dalam sholat mereka.
6. Membaca Al-Qur'an dengan Tadabur.
Berdasarkan (QS. An-Nisa:82): Tidakkah mereka memperhatikan Al-Qur'an?
7. Berpuasa pada hari yang panas.
Berdasarkan (Alhadist): Meninggalkan Makanan, minuman dan syahwatnya karena AKU (ALLAH).
8. Melakukan sedekah secara sembunyi - sembunyi.
Berdasarkan (Alhadist): Hingga tangan kirinya tidak tau apa yang di infakkan oleh tangan kanannya.
9. Meringankan beban seorang Muslim.
Berdasarkan (Alhadist): Barang siapa meringankan kesusahan yang dialami seorang muslim di dunia, maka ALLAH akan membebaskannya dari kesulitan yang ada di hari kiamat.
10. Berlaku Zuhud terhadap hal yang sifatnya Fana.
Berdasarkan (QS. Al-A'la: 17) : Sedangkan kehidupan akhirat itu lebih baik dan lebih kekal.

Dari Amirul Mukminin, Umar bin Khathab ra, ia berkata, “Aku mendengar Rasulullah saw. bersabda, “Sesungguhnya segala amal perbuatan bergantung kepada niatnya dan tiap orang akan mendapatkan apa yang ia niatkan. Barang siapa yang hijrahnya kepada Allah dan RasulNya, maka ia akan mendapatkan pahala hijrah karena Allah dan Rasulullah. Barang siapa yang hijrahnya karena faktor duniawi yang akan ia dapatkan atau karena wanita yang akan ia nikahi, maka ia dalam hijrahnya itu ia hanya akan mendapatkan apa yang ia niatkan.” (HR Bukhari-Muslim)

Dan ikhlas adalah melakukan amal, baik perkataan maupun perbuatan ditujukan untuk Allah Ta’ala semata. Allah Swt. dalam al-Quran menyuruh kita ikhlas, seperti dalam firmanNya (yang artinya): “dan (aku telah diperintah): "Hadapkanlah mukamu kepada agama dengan tulus dan ikhlas dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang musyrik.” (QS Yunus [10] :105)

Read More......

Saturday, November 13, 2010

Shalat Tahiyat Masjid

Shalat tahiyat masjid adalah shalat 2 rakaat yang dikerjakan ketika masuk ke mesjid sebagai penghormatan kepada mesjid, karena mesjid termasuk "Baitullah (rumah Allah).

Hal ini sesuai dengan makna yang terkandung dalam kata 'Tahiyyatul masjid', yaitu "Penghormatan terhadap mesjid". Shalat tahiyat masjid hukumnya sunat, dan dikerjakan sebelum duduk, baik hari Jum'at maupun hari lainnya, siang maupun malam hari, walaupun pada waktu - waktu terlarang (jika masuk ke mesjid karena suatu sebab, misalnya hendak beri'tikaf, menuntut ilmu, atau menunggu tibanya waktu shalat dan sebagainya.


Seseorang yang hendak pergi ke mesjid, baik pada hari Jum'at maupun hari lainnya, dalam perjalanan hendaklah membaca doa berikut:

ALLAAHUMMA BIHAQQIS SAA'ILIINA 'ALAIKA WA BIHAQQIR RAAGHIBIINA ILAIKA WA BIHAQQI MAMSYAAYA HAADZAA ILAIKA. FA INNII LAM AKHRUJ ASYIRAN WA LAA BATHARAN WA LAA RIYAA'AN WA LAASUM'ATAN BALKHARAJTU ITTIQAA'A SAKHATHIKA WABTTIGHAA'A MARDHAATIKA. FA AS'ALUKA ANTUN QIDZANNII MINANNAARIWA ANTAGHFIRALII DZUNUUBII FAINNAHUU LAA YAGHFIRUDZDZUNUUBA ILLAAANTA.
Artinya:
"Wahai Allah! Berkat kebenaran orang - orang yang memohon kepada-mu, berkat kebenaran orang-orang yang cinta kepada-Mu, dan berkat kebenaran perjalananku ini menuju kepada-Mu, maka sesungguhnya aku keluar bukan kejahatan bukan karena keangkuhan, bukan karena ria, bukan pula karma sum'ah, tetapi aku keluar karena takut akan kemurkaan-Mu, dan mengharapkan ridha-Mu. Oleh karena itu aku memohon kepada-Mu agar Engkau selamatkan aku dari neraka, dan Engkau ampUni aku, segala dosaku, karena sesungguhnya takada yang dapat mengampuni dosa-dosa selain Engkau."

Jika hendak memasuki mesjid, maka dahulukan kaki kanan dan bacalah doa:

ALLAAHUMMA SHALLI 'ALAA MUHAMMAD WA 'ALAA AALI MUHAMMAD WA SHAHBIHI WA SALLIM. ALLAAHUMMAGHFIRLII DZUNUUBII WAF TAHLII ABWAABA RAHMATIKA.
Artinya:
"Wahai Allah! Berilah rahmat dan kesejateraan kepada Nabi Muhammad, keluarganya dan sahabatnya. Wahai Allah! Ampunilah segala dosaku, dan bukakanlah untukku pintu-pintu rahmatmu.

Jika telah berada di dalam mesjid, sebelum duduk, hendaklah niat beri'tikaf dan dilanjutkan dengan mengerjakan shalat sunat tahiyat masjid 2 rakaat.
Niat i'tikaf adalah:

NAWAITU ANA'TAKIFA FII HAADZAL MASJIDI SUNNATAN LILLAAHI TA'AALAA.
Artinya: (di dalam hati)
"Aku niat beri'tikaf didalam mesjid ini, sunat karena Allah ta'ala."

Niat shalat sunat tahiyat masjid adalah:

USHALLII SUNNATA TAHIYYATIL MASJIDI RAK'ATAINI LILLAAHI TA'AALAA.
Artinya: (di dalam hati pada saat takbiratul ihram!)
"Aku (niat) shalat sunat tahiyat masjid 2 rakaat, karena Allah Ta'ala."

Jika pada saat tiba di mesjid shalat Jum'at atau shalat berjamaah telah dimulai, maka shalat tahiyat masjid tak perLu dikerjakan.
Akan tetapi jika khatib sedang khutbah, maka boleh mengerjakannya dengan meringankan bacaan. Jika telah telanjur duduk, maka tak periu bangun untuk mengerjakannya.

Kemudian ketika hendak keluar dari mesjid, dahulukan kaki kiri dan bacalah doa:

ALLAAHUMMA SHALLI 'ALAA MUHAMMAD WA'ALAA AALI MUHAMMAD WA SHAHBIHI WA SALLIM. ALLAAHUMMAGHFIRLII DZUNUUBII WAFTAHLII ABWAABA FADHLIKA. ALLAAHUMMA'SHIMNII MINASY SYATTHAANIR RAJIIMI.
Artinya:
"Wahai Allah! Berilah rahmat dan kesejahteraan kepada Nabi Muhammad, keluarganya dan sahabatnya. Wahai Allah! Ampunilah segala dosaku, dan bukakanlah untukku pintu-pintu keutamaan (kemurahan)-Mu. Wahai Allah! Lindungilah aku dari setan yang terkutuk.

Read More......

Thursday, November 11, 2010

RADIO FAZRI, Suara Kebangkitan Islam



Bagi sobat yang ingin Pencerahan Jiwa, sobat bisa simak acara radio di bawah ini:
- BOGOR 91.40FM
- BANDUNG 1458AM
- SURABAYA 107.9FM
Atau anda bisa mendengarkan secara online di : http://www.fajrifm.com

Read More......

Wednesday, November 10, 2010

Shalat witir

Shalat witir adalah shalat yang dikerjakan pada malam hari yang rakaatnya ganjil. Hal ini sesuai dengan yang terkandung dalam kata "witir", yaitu "ganjil. Jumlah rakaatnya boleh 1 rakaat, 3 rakaat, 5 rakaat, 7 rakaat, 9 rakaat, atau 11 rakaat. Jadi paling sedikit 1 rakaat dan paling banyak 11 rakaat.


Hukum shalat witir adalah sunat mu'akkad. Shalat witir ini -sangat dianjurkan untuk dikerjakan setiap malam sebejum tidur (setelah shalat isya) atau setelah shalat tahajud, walaupun hanya 1 rakaat. Jadi shalat witir ini tidak hanya dikerjakan pada bulan Ramadhan (setelah shalat tarawih). Shalat witir dikerjakan sendiri-sendiri (tidak berjamaah), kecuali pada malam bulan Ramadhan.

Waktu pelaksanaannya adalah setelah shalat isya sampai terbitnya fajar shadiq (masuk waktu subuh). Sedangkan pada bulan Ramadhan-waktunya setelah shalat tarawih. Jadi shalat witir-boleh dikerjakan di awal malam (setelah shalat isya), tecapi yang paling utama di akhir malam. Karena shalat di akhir malam disaksikan oleh malaikat Seseorang yang telah mengerjakan shalat witir sebelum tidur, ketika telah bangun dari tidur boleh mengerjakan shalat tahajud, atau shalat sunat lainnya.

Khusus pada shalat witir yang dikerjakan pada malam bulan Ramadhan (mulai dari pertengahan sampai akhir Ramadhan), disunatkan membaca doa kunut, yang tempatnya pada rakaat terakhir sebelum sujud.

Cara mengerjakan shalat witir sama dengan cara mengerjakan shalat fardhu. Perbedaannya hanya pada niat. Shalat witir, jika lebih dari 1 rakaat (3, 5, 7, 9, dan 11), sebaiknya dikerjakan 2 rakaat 2 rakaat (setiap 2 rakaat satu kali salam). Sedangkan yang terakhir boleh 3 rakaat satu kali salam, boleh pula 1 rakaat.
Adapun niat shalat witir adalah:
Jika 1 rakaat:
USHALLIISUNNATAL WITRI RAK'ATAN LILLAAHI TA'AALAA.
Artinya: (di dalam hati pada saat takbiratul ihram!)
"Aku (niat) shalat sunat witir 1 rakaat, karena Allah Ta'alar

Jika 2 rakaat:

USHALLII SUNNATAL WITRI RAK'ATAINI LILLAAHITA' AALAA.
Artinya: . "Aku (niat) shalat sunat witir 2 rakaat, karma Allah Ta'alar

Jika 3 rakaat:

USHALLn SUNNATAL WITRI TSALAATSA RAKA'AATIN LILLAAHI TA'AALAA,
Artinya:
"Aku (niat), shalat sunat witir 3 rakaat, karena Allah Ta'ala."

Bila berjamaah (khusus pada malam bulan Ramadhan sebelum kata "LILLAAHI TA'AALAA" ditambah dengan kata "MA'MUUMAN" (mengikut imam).
Jika menjadi makmum, atau kata "IMAAMAN" (menjadi imam), jika bertindak sebagai imam.

Adapun surat yang dibaca sesudah Al-Fatihah, boleh surat apa saja yang dikuasai. Akan tetapi sebaiknya dibaca: pada rakaat, pertama surat Al-A'laa, rakaat kedua AI-Kaafiruun, dan rakaat ketiga Al-Ikhlash, AI-Falaq dan An-Naas (dibaca berturut-turut). Setelah selesai mengerjakan shalat witir, dilanjutkan dengan membaca doa, yaitu:

ALLAAHUMMA INNAA NAS'ALUKA IMAANAN DAA-IMAN, WA NAS'ALUKA QALBAN KHAASYAN, WA NAS'ALUKA "ILMAN NAAFI'AN, WA NAS'ALUKA YAQIINAN SHAADIQAN, WA NAS'ALUKA 'AMALAN SHAALIHAN, WA NAS'ALUKA DIINAN QAYYIMAN, WA NAS'ALUKA KHAIRAN KATSHRAN, WA NAS'ALUKAL 'AFWA WAL 'AAFIYAH, WA NAS'ALUKA TAMAAMAL AAFIYAH, WANAS'ALUKASYS YUKRA ALAL AAFIYAH, WA NAS'ALUKAL GrilNAA 'ANINNAAS. ALLAAHUMMA RABBANAA TAQABBAL MINNAA SHALAATANAA WA-SHIYAAMANAA WA QIYAAMANAA WATAKHASY-SYU'ANAA WA TADHARRU'ANAA WA TA'ABBUDANAA WA TAMMIM TAQSHIIRANAA, YAA ALLAAHU YAA ALLAAHU YA ALLAAHU YAA ARHAMAR RAAHIMI WASHALLALLAAHU 'ALAA KHAIRI KHALQIHI MUHAMMADIN WA 'ALAA AALIHI WA SHAHBIHI AJMA'IINA WAL HAMDU LILLAAHIRABBIL 'AALAMIIN.
Artinya:
"Wahai Allah! Sesungguhnya kami memohon kepada-Mu iman yang tetap, kami memohon kepada-Mu hati yang khusyu', kami memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, kami memohon kepada-Mu keyakinan yang benar, kami memohon kepada-Mu amal yang shaleh, kami memohon kepada-Mu agama yang lurus, kami memohon kepada-Mu kebaikan yang banyak, kami memohon kepada-Mu ampunan dan afiat, kami memohon kepada-Mu kesehatan yang sempurna, kami memohon kepada-Mu syukur atas kesehatan, dan kami memohon kepada-Mu terkaya dari semua manusia. Wahai Allah, Tuhan kami! Terimalah dari kami shalat kami, puasa kami, shalat malam kami, kekhusyu'an kami, kerendahan hati kami, ibadah kami, Sempurnakanlah kelalaian (kekurangan) kami, wahai Allah, wahai Allah, wahai Allah, wahai Zat Yang Paling Penyayang di antara para penyayang, Semoga rahmat Allah tercurahkan kepada sebaik-baik makhluk-Nya, Muhammad, keluarga dan sahabatnya semua, dan segala puji milik Allah, Tuhan semesta alam"

Read More......

Shalat tahajud

Shalat tahajud adalah shalat yang dikerjakan pada malam hari setelah tidur, walaupun tidurnya hanya sebentar. Hal ini sesuai dengan makna yang terkandung dalam kata "tahajjud", yaitu "bangun dari tidur". Jadi syarat untuk melaksanakanshalat tahajud adalah "telah tidur sebelumnya", walau sebentar.
Hukum shalat tahajud adalah sunat mu'akkad, yaitu sangat dianjurkan, sebab menurut hadits nabi, shalat yang paling utama dikerjakan setelah shalat fardhu adalah shalat tahajud.
Jumlah rakaat shalat tahajud minimal 2 rakaat, dan maksimal tidak terbatas.


Jadi shalat tahajud boleh dikerjakan berapa saja, sekuatnya. Rasulullah saw pernah mengerjakan shalat tahajud sebanyak 10 rakaat ditambah 1 rakaat sunat witir, 8 rakaat ditambah 1 rakaat sunat witir, dan 8 rakaat ditambah 3 rakaat sunat witir. Jadi dalam melaksanakan shalat tahajud sebaiknya ditambah dengan shalat sunat witir.
Shalat tahajud ini hendaknya dikerjakan 2 rakaat 2 rakaat (2 rakaat salam). Sedangkan shalat sunat witirnya, jika dikerjakan lebih dari satu rakaat, misalnya 3 rakaat,boleh dikerjakan sekaligus dengan satu salam, boleh pula dikerjakan 2 rakaat dahulu, kemudian 1 rakaat sisanya.

Adapun waktu pelaksanaan shalat tahajud adalah setelah bangun dari tidur dan setelah shalat isya, baik di awal malam (sepertiga malam pertama antara waktu Isya dan pukul 22.00 WIB), tengah malam (sepertiga malam kedua, antara pukul 22.00 dan pukul 01.0.0 WIB), maupun akhir malam (sepertiga malam yang terakhir, antara pukul 01.00 dan menjelang subuh). Sepertiga malam yang terakhir inilah waktu yang paling utama untuk melaksanakan shalat tahajud. Karena menurut hadits nabi, pada waktu itu rahmat Allah turun, sehingga barang siapa berdoa akan dikabulkan, barang siapa meminta akan diberikah, dan barang siapa memohon ampun akan diampuni oleh Allah.

Cara pelaksanaan shalat tahajud sama dengan cara pelaksanaan shalat fardhu, baik gerakan maupun bacaannya. Perbedaannya hanyalah pada niat.
Niat shalat tahajud adalah:

USHALLIISUNNATATTAHAJJUDI RAK'ATAINI LILLAAHI TA'AALAA.
Artinya: (di dalam hati pada saat takbjratul ihram).
"Aku (niat). shalat sunat tahajud 2 rakaat, karena Allah Ta'ala"

Setelah selesai melaksanakan shalat tahajud, dilanjutkan dengan shalat sunat witir.

Setelah itu dilanjutkan dengan membaca doa berikut, yaitu:

ALLAAHUMMA LAKAL HAMDU ANTA QAYYIMUS SAMAA WAATI WAL ARDHI WA MAN FIIHINNA. WA LAKAL HAMDU ANTA MALIKUS SAMAA WAATI WAL ARDHI WA MAN FIIHINNA. WA LAKAL HAMDU ANTA NUURUS SAMAAWAATI WAL ARDHI WA MAN FIIHINNA. WA LAKAL HAMDU ANTAL HAQQU, WA WA'DUKAL HAQQU, WA LIQAA'UKA HAQQUN, WA QAULUKA HAQQUN, WAL JANNATU HAQQUN, WANNAARU HAQQUN, WANNABIYYUUNA HAQQUN, WA MUHAMMADUN SHALLALLAAHU 'ALAIHI WASALLAMA HAQQUN WASSAA'ATU HAQQUN. ALLAAHUMMA LAKA ASLAMTU, WA BIKA AAMANTU, WA 'ALAIKA TAWAKKALTU, WA ILAIKA ANABTU, WA BIKA KHAASHAMTU, WA ILAIKA HAAKAMTU, FAGHFIRLII MAA QADDAMTU, WA MAA AKH-KHARTU, WA MAA ASRARTU, WA MAA A'LANTU, WA MAA ANTA A'LAMU BIHIMINNII. ANTAL MUQADDIMU, WA ANTAL MU'AKHKHIRU, LAA ILAAHA ILLAA ANTA, WA LAA HAULA WA LAA QUWWATA ILLAA BILLAAR
Artinya:
"Wahai Allah! Milik-Mu lah segala puji. Engkaulah penegak dan pengurus langit dan bumi serta makhluk yang ada di dalamnya. Milik-Mu lah segala puji. Engkaulah penguasa (raja) langit dan bumi serta makhluk yang ada di dalamnya. Milik-Mu lah segala puji. Engkaulah cahaya langit dan bumi serta makhluk yang ada di dalamnya. Milik-Mu lah segala puji. Engkaulah Yang Hak (benar),janji-Mu lah yang benar, pertemuan dengan-Mu adalah benar, perkataan-Mu benar, surga itu benar (ada), neraka itu benar (ada), para nabi itu benar, Nabi Muhammad saw itu benar, dan hari kiamat itubenar(ada). Wahai Allah! Hanya kepada-Mu lah aku berserah diri, hanya kepada-Mu lah aku beriman, hanya kepada-Mu lah aku bertawakkal hanya kepada-Mu lah aku kembali, hanya dehgan-Mu lah kuhadapi musuhku, dan hanya kepada-Mu lah aku berhukum. Oleh karena itu ampunilah segala dosaku, yang telah kulakukan dan yang (mungkin) akan kulakukan, yang kurahasiakan dan yang kulakukan secara terang-terangan, dan dosa-dosa lainnya yang Engkau lebih mengetahuinya daripada aku. Engkaulah Yang Maha Terdahulu dan Engkaulah Yang Maha Terakhir. tak ada Tuhan selain Engkau, dan tak ada daya upaya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah."

(Dalam membaca doa di atas, dan doa-doa lainnya, sebaiknya diawali dengan membaca "hamdalah" dan "shalawat kepada Nabi Muhammad", serta diakhiri dengan "hamdalah" pula, seperii doa setelah shalat Fardhu).

Setelah selesai membaca doa, hendaklah dilanjutkan dengan membaca istighfar sebanyak-banyaknya. Istighfar yang dibaca adalah:

ASTAGHFIRULLAAHALA AZHIIM. ALLADZII LAA ILAAHA ILLAA HUWAL HAYYUL QAYYUUMU WA ATUUBUILAIH.
Artinya:
"Akumemohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung,yang tak ada Tuhan selain Dia. Yang Maha Hidup lagi Maha Berdiri sendiri, dan aku bertaubat kepada-Nya"
Atau boleh pula dibaca istighfar berikut:

ALLAAHUMMA ANTA RABBII LAA ILAAHATLAA ANTA, KHALAQTANII WA ANA 'ABDUKA, WA ANA 'ALAA AHDIKA WA WA'DIKA MASTATHA'TU. A'UUDZU BIKA MIN SYARRI MAA SHANATU, ABUU'U LAKA BINI'MA-TIKA 'ALAYYA WA ABUU'U BIDZANBII, FAGHHRLII, FA INNAHUU LAA YAGHFIRUDZ DZUNUUB AILLAA ANTA.
Artinya:
"Wahai Allah! Engkaulah Tuhanku, tiada Tuhan selain Engkau, Engkau telah menciptakanku, dan aku adalah hamba-Mu, dan aku pun berada dalam janji-Mu, menurut kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan apa saja yang telah kulakukan. Kuakui kepada-Mu nikmat yang telah Engkau anugerahkan kepadaku, dan kuakui dosaku. Karena itu ampunilah aku, karena tak ada yang dapat mengampuni dosa-dosa selain Engkau"

Read More......

Shalat idul fitri dan idul adha

Shalat idul fitri dan idul adha
Shalat idul fitri adalah shalat 2 rakaat yang dikerjakan pada hari raya idul fitri, yaitu setiap tanggal 1 SyawaL. Sedangkan shalat idul adha adalah shalat 2 rakaat yang dikerjakan pada hari raya idul adha, yaitu setiap tanggal 10 Zulhijjah. Kedua shalat ini hukumnya sunat Mu'akkad.
Adapun waktu pelaksanaannya adalah mulai sejak matahari terbit sampai condong ke barat. Shalat idul adha hendaknya dimulai lebih awal,karena setelah selesai shalat, umat Islam yang tergolong mampu disunatkan menyembelih hewan qurban.


Tempat untuk melaksanakan shalat id ini boleh di mushalla, mesjid, tanah lapang atau tempat-tempat lainnya.
Pada shalat ied tidak disunatkan adzan ataupun iqamah. Untuk memulai shalat ied ini, bilal cukup mengucapkan :

ASH-SHALAATA JAAMI'AH
"Marilah kita kerjakan shalat berjamaah!" Pada shalat id ini segenap umat Islam, laki-laki dan perempuan, besar dan kecil, tua dan muda, merdeka dan budak, banci, musafir dianjurkan untuk berkumpul di tempat shalat guna melaksanakan shalat id. Bahkan wanita yang sedang haid pun dianjurkan untuk ikut berkumpul (tetapi di luar mesjid atau mushalla) guna mendengarkan nasihat-nasihat (khutbah), bukan untuk ikut shalat.

a. Hal-hal yang sunat dilakukan pada shalat ied adalah :
1) Mandi, berpakaian yang sebaik-baiknya dan memakai wewangian.
2) Makan sebelum berangkat shalat pada hari raya idul fitri, sedangkan pada hari raya idul adha disunatkan tidak makan apa-apa sebelum berangkat shalat.
3) Jalan yang dilewati pada saat pergi dan pulangnya hendaklah berlainan.
4) Shalat id dilakukan berjamaah.
5) Takbir 7 kali pada rakaat pertama, setelah membaca doa iftitah, dan 5 kali pada rakaat kedua sebelum membaca surat Al-Fatihah (tidak termasuk takbir yang dilakukan karena berdiri dan sujud).
6) Mengangkat kedua bclah tangan setinggi bahu (ujung jari-jari sejajar dengan telinga) pada setiap takbir.
7) Membaca tasbih sebelum takbir yang 7 kali dan 5 kali.
8) Pada rakaat pertama sesudah Al-Fatihah membaca surat Qaaf atau surat Al-A'laa dan pada rakaat kedua membaca surat Al-Qamar atau surat Al-Ghaasyiyah.
9) Imam menyaringkan (jahar) bacaan Al-Fatihah dan surat (makmum tidak).
10) Selesai shalat id dilakukan 2 khutbah seperti 2 khutbah Jum'at. Perbedaannya hanyalah pada:
a) Dua khutbah id dimulai dengan membaca takbir. Pada khutbah pertama membaca takbir 9 kali berturut-turut. Sedangkan pada khutbah kedua 7 kali berturut-turut. Setelah itu baru dilanjutkan dengan membaca "hamdalah" dan seterusnya.
b) Isi khutbah idul fitri hendaklah mengenai hikmah puasa, zakat fitrah dan anjuran untuk bersedekah guna menyantuni fakir miskin.
c) Isi khutbah idul adha hendaklah mengenai perintah ibadah haji dan berqurban serta hikmah-hikmahnya.
Di samping itu, pada hari raya idul fitri dan idul adha disunatkan untuk memperbanyak takbir yang waktunya:
a) Idul fitri: mulai sejak terbenamnya matahari pada akhir Ramadhan sampai dilaksanakannya shalat id.
b) Idul adha: mulai sejak waktu subuh hari Arafah (tanggal 9 Zulhijjah) sampai waktu ashar hari tasyriqyang terakhir (tanggal 13 Zulhijjah). Pada hari raya idul adha, pada hari-hari tersebut, disunatkanbertakbir pada setiap selesai shalat fardhu.

Sedangkan lafal takbir yang dibaca adalah :

ALLAAHU AKBAR 3X .
LAA ILAAHA ILLALLAAHU WALLAAHU AKBAR ALLAAHU AKBAR WALILLAAHIL HAMD 3X. ALLAAHU AKBARU KABIIRAW WALHAMDU LILLAAHI KATSIIRAW WA
SUBHAANALLAAHIBUKRATAWWAASHIILAA. LAAILAA HA ILLALLAAHU WALAA NA'BUDU ILLAA IYYAAHU MUKHLISHIINA LAHUD DIINA WALAU KARIHAL KAAFIRUUN. LAA HA AHA ILLALLAAHU WAHDAH, SH A© AQ A WA'DAHU WANASHARA 'ABDAHU WA A'AZZA JUNDA-HU WAHAZAMAL AHZAABA WAHDAH, LAA ILAAHA ILLALLAAHU WALLAAHU AKBAR. ALLAAHU AKBARU WALILLAAHILHAMD.
Artinya:
"Allah Maha Besar (3X). Tiddk ada Tuhan selain Allah dan Allah M'aha Besar. AllahM'ahaBesardan milikAllahlahsegalapuji. Allah benar-benar Maha Besar dan segala puji milik Allah, puji yang sebanyak-banyaknya. Dan Mahasuci Allah, baikpagimaupunpetang. Tak ada Tuhan selain Allah, dan kami tidak menyembah selain kepada-Nya dengan ikhlas memeluk agama-Nya sekdlipun orang-orangkafirbenci.TidakadaTuhanselainAllahsendiri,membenarkan: janji-Nya,menolong hamba-Nya, memberikemendngan kepada bala tentara-Nya dan mengalahkan pasukan musuh sen4b'ian. Tak ada Tuhan selain Allah dan Allah Maha Besar. Allah Maha Besar dan milikAllahlahsegalapuji."

b. Cara melaksanakan shalat idul fitri daft idul adha
1) Berdiri tegak seperti shalat fardhu, lalu membaca lafal niat shalat:
a. Jika shalat idul fitri, lafal niatnya adalah :

USHALLII SUNNATA 'IIDIL FITHRI RAK'ATAINI MA'MUUMANLILLAA ilTAAALAA.

b. Jika shalat idttl adha, lafal niatnya adalah:

USHALLII SUNNATA 'IIDIL ADHAA RAK'ATAINI MA'MUUMAN LILLAAHI TA'AALAA.
Jika menjadi imam, kata MA'MUUMAN digantidengari IMAAMAN.
2) Setelah itu membaca kalimat takbir "ALLAAHUAKBAR" sambil mengangkat kedua tangan seperti shalat fardhu dan hatinya mengatakan:
a. Jika shalat idul fitri:
"Aku (mat) shalat sunat idulfitri 2 rakaat mengikut imam, karena Allah Ta'ata"
b. Jika shalat idul adha:
"Aku (niat) shalat sunat idul adha 2 rakaat mengikut imam, karena Allah Ta'ala" . JikamenjacUimam,kata"mengikutimam''digantidengan
"menjadi imam".
3) Setelah itu kedua tangan bersedekap dan membaca doa iftitah.
4) Setelah membaca doa iftitah, dilanjutkan dengan membaca tasbih:

SUBHAANALLAAHI WALHAMDU LILLAAHI WALAA
ILAAHA DXALLAAHU WALLAAHU AKBAR.
Artiya:
"Mahasuci Allah dan segala puji untuk Allah, tak ada Tuhan selain Allah dan Allah Maha Besar."
5) Setelah membaca tasbih, tangan diangkat kembali setinggi bahu sambil membaca kalimat takbir "ALLAAHU AKBAR".
Setelah itu tangankembali.bersed.ekap, membaca tasbih dan melakukan takbir yang kedua. Setelah itu kembali bersedekap, membaca tasbih dan melakukan takbir yang ketiga. Setelah itu kembali bersedekap, membaca tasbih dan melakukan takbir yang keempat. Setelah itu kembali-bersedekap, membaca tasbih dan melakukan takbir yang kelima. Setelah itu kembali bersedekap, membaca tasbih dan melakukan takbir yang keenam. SetQlah itu kembali bersedekap, membaca tasbih dan melakukan takbir yang ketujuh. Setelah itu kembali bersedekap.
6) Setelah selesai melaksanakan 7 kali takbir, dilanjutkan dengan membaca ta'awwudz dan surat Al-Fatihah, surat atau ayat-ayat tertentu (makmum hanya membaca Al-Fatihah), kemudian ruku, i 'tidal, sujud, dudukdi antaradua. sujud, dan sujud yang kedua.
7) Setelah sujud yang kedua, langsung berdiri sambil membaca takbir tanpa mengangkat kedua tangan. Lalu bersedekap membaca tasbih (lafalnya sama dengan lafal tasbih pada rakaat pertama).
8) Setelah selesai membaca tasbih, dilanjutkan dengan membaca kalimat takbir "ALLAAHU AKBAR" sambil mengangkat kedua tangan. Setelah itu kembali bersedekap, membaca tasbih dan melakukan takbir yangkedua. Setelah itu kembali bersedekapj membaca tasbih dan melakukan takbir yang ketiga. Setelah itu kembali bersedekap, membaca tasbih dan melakukan takbir yang keempat. Setelah itu kembali bersedekap, membaca tasbih dan melakukan takbir yang •kelima. Setelah itu kembali bersedekap. 9) Setelah selesai melaksanakan 5 kali takbir, dilanjutkan dengan membaca ta'aWwudz dan surat Al-Fatihah, surat atau ayat-ayatteitentu, kemudian ruku, i'tidal, sujud, duduk di antara dua sujud, sujud yang kedua dan tasyahud akhir. Setelah itu memberi salam ke kanari dan ke kiri. Setelah selesai melaksanakan shalat id ini, dilanjutkan , dengan 2 khutbah, baik dilakukan oleh imam shalat id pada saat itu, maupun oleh orang lain yang telah ditunjuk sebagai khatib. Sedangkan makmum (jamaah) mendengarkannya dengan penuh perhatian hingga selesai.

Read More......

Tuesday, November 9, 2010

Video Tanda Kebesaran dan Kekuasaan ALLAH SWT

Kami mencoba memberikan visualisasi beberapa video Tanda kebesaran dan Keagungan ALLAH S.W.T.
Anda bisa lihat dalam video berikut ini:








Read More......

Merapi 2010

Assalamualaikum Warohmatullahi Wabarokatu.
Dengan ini kami mencoba visualisasikan beberapa vidio tentang bencana Merapi yang terjadi October 2010.
Semoga menjadi bahan renungan untuk bersegera bertaubat dan instropeksi diri.






Read More......
 
© free template by Blogspot tutorial