Thursday, July 2, 2009

Mandi Besar / Mandi Junub

Hukum Mandi.
Bagi orang yang akan melakukan shalat, tidak sah sholatnya jika masih mempunyai hadast besar.
Hadast besar adalah hadast yang disebabkan oleh Bersetubuh, Keluarmani, haid, nifas, dan melahirkan. Hadast besar dapat dihilangkan dengan mandi junub / janabat / mandi wajib / mandi hadast besar. Hukum mandi besar adalah wajib.

Sebab - sebab yang mewajibkan mandi Junub.......



Sebab - sebab yang mewajibkan mandi Junub adalah:
- Bersetubuh (walaupun tidak keluar air mani)
- Keluar air mani (baik karena bersetubuh maupun karena mimpi atau sebab lainnya)
- Mati yang bukan Syahid (Orang mati syahid tidak wajib dimandikan)
- Selesai haid (menstruasi)
- Selesai Nifas
- Wiladah (melahirkan).

Ciri - ciri Air Mani adalah:
- keluarnya dari Kubul dengan memancar (tersendat-sendat).
- Saat keluar terasa Nikmat.
- Baunya:
a. Jika masih basah seperti bau adonan roti atau bau mayang korma.
b. Jika sudah kering seperti bau putih telur.

Fardhu Mandi Besar / Junub ada 3 yaaitu:
1. Niat.
Niat ini dibaca dalam hati pada saat mulai membasuh bagian manapun dari tubuh.
Lafadz Niat Mandi Besar adalah:

NAWAITUL GHUSLA LIRAF'IL HADATSIL AKBARI FARDHAN LILLAAHI TA'AALAA.
Artinya:
"Aku berniat mandi besar untuk menghilangkan hadats besar fardhu karena Allah Taala."
2. Membasuh seluruh tubuh dengan air sampai rata (serta rambut dan kulitnya harus terkena air).
3. Menghilangkan Najist jika ada yang menempel pada tubuh.

Sunat Mandi ada 5, yaitu:
1. Membaca Basmalah ("Bismillahir rahmaanir rahiim pada saat akan mulai mandi.
2. Berwudhu (sebelum mandi) seperti wudhu hendak sholat.
3. Membasuh (menggosok) badan dengan tangan sampai 3 kali.
4. Mendahulukan yang kanan dari pada yang kiri.
5. Muwalat, yaitu sambung menyambung dalam membasuh anggota badan.

MANDI SUNAT
Selain mandi wajib, ada beberapa mandi yang disunatkan, yaitu:
- Mandi ketika hendak Sholat Jumat.
- Mandi ketika hendak Sholat Idul Fitri.
- Mandi ketika hendak Sholat Idul Adha.
- Mandi setelah sembuh dari penyakit gila.
- Mandi ketika hendak melaksanakan ihram haji atau umrah.
- Mandi setelah memandikan mayat.
- Mandi seorang kafir setelah masuk islam.

Larangan bagi orang yang mempunyai Hadast Besar:
A. Larangan bagi orang yang sedang Junub:
- Mendirikan Sholat, baik shalat wajib / sunat.
- Mengerjakan Thawaf (Thawaf rukun haji / sunat).
- Menyentuh / membawa Al-quran.
- Berhenti lama (berdiam di masjid) / Itikaf.
B. Larangan bagi orang yang sedang Haid / Nifas:
-Semua larangan point2 diatas.
- Di cerai (ditalak)
- Berpuasa (wajib / sunat)
- Bersetubuh
- Bersenang - senang antara pusar perut dan lutut.
- Menyeberangi mesjid jika khawatir mengotorinya dengan darah.

22 comments:

Kautsar said...

wah...sering tuh mandi junubnya
wah keren neee tuntunan shalat OL yaa
heheh..salam kenal

sanur said...

ada orang yang menyebutkan menyentuh alat vital setelah wudhi dapat membatalkan wudhu ? betulkan ?

RinTiK HuJaN said...

sob, ku mau tanya nich...
keramas di waktu lg haid itu hukumnya apa? kl dalam kesehatan malah bagus dan ga ada masalah tp kl menurut islam ku kurang tahu...?!

Firman said...

sukses sehat dan bahagia buat arie

Firman said...

http://www.cibinongbogor.com/forum/index.php?topic=708.0

TETAP SEMANGAT BOSS..
CELENGAN DISURGA MENUMPUK KARNA TELAH MEMBANTU SESAMA INGAT DUNIA AKHIRAT.
VERY THANKFUL TO YOU
BEST REGARD,
ABBY

serly said...

tolong donk di jelasin apa maksud dari tidak boleh bersenang-senag dia antara pusat,perut dan lutut di waktu haid dan nifas???
akibat nya apa klo seandainya besrnang -senang di antara yang 3 itu di waktu haid ??mkasih

Nadj Baelah said...

boleh tanya?? kalo kita niatnya pake artinya aja bisa gak,,,, dulu saya gak tau emang masih kecil niatnya gini "nawaitu mandi besar lillahhi ta'alla" itu di Syah kan tidak??????n

Nadj Baelah said...

http://kurupukumes.blogspot.com

bila ingin lihat-lihat sialhkan itu blog sya

athief allathify said...

ass. sob tlg artikelnya dikasih sumber juga ya..

Ahwan Retno said...

semoga tidak ada domba tersesat masuk sini. Lagi marak bos. Domba di taruh dipekarangan orang

Anonymoussaid...

subhanaLLah..
saya sangat terbantu dg artikel ini,pengetahuan saya makin bertambah..
terimakasiih!!

Liza lisa said...

Boleh ngx bercinta bla lg dtng bulan/haid,scr islam c pasti gx bolh,v lw lg pengen g5n?

Anonymoussaid...

Koq gx dblz c' coment sy

blog E amar said...

@liza:klo haid jangan d buat bersetubuh karena pada saat haid tubuh dalam keadaan kotor dan bsa mengakibatkanpenyakit bl tetap maksa bersetubuh:)

shutrwin said...

artikel yg bagus,
thank you

hudasaid...

lho.? kalo wudhu nya stelah mandi besar boleh tidak.??

kan kalo wktu mandi besar, trus mententuh kemaluan kan wudhu nya harus di ulang.???

cpt bales,, lg butuh informasi . . .

jonathan don'q said...

Mantep, bisa tambah tau?!

Unknown said...

assalamualaiku.

Terimakasih ya info tentang tata cara mandi wajibnya. Mhon izin untuk di pakai, aga lbih berkah di pakai/amalkan sama saya.

Wasalam.

Anonymoussaid...

Kl nntn bkep..hram gak?

arni su said...

makasi atas do,a do,anya sangat bermaammfaat bagi kita semua

mamas sunu said...

terimakasih atas infonya
http://ceramahustadmp3.blogspot.com/

aljufri mansyur said...

good ... good..good terima kasih

 
© free template by Blogspot tutorial