Saturday, October 10, 2009

Rukun shalat

Rukun shalat:
1. Niat
2. Berdiri bagi yang mampu.
Bagi orang yang tidak mampu berdiri, boleh sholat sambil duduk (lebih diutamakan duduk iftitasy, yaitu duduk ketika duduk tasyahud awal dan duduk diantara dua sujud. Jika duduk tidak mampu juga boleh berbaring, bila tidak mampu juga boleh terlentang. Bila terlentang juga tidak mampu, boleh sholat semampunya walaupun hanya dengan isyarat, karena Allah tidak membebani suatu pekerjaan yang tidak dapat dilakukan manusia. Yang penting jangan meninggalkan shalat.
3. Takbiratul Ihram.
Adalah Takbir pembuka seluruh pekerjaan sholat, karena sejak melakukan takbir ini, seseorang diharamkan melakukan perbuatan lain selain sholat. Lafadz Takbiratul Ihram adalah:
ALLAAHU AKBAR
Artinya: Allah Maha Besar.
Lafadz ini tidak boleh diganti dengan lafadz lain, walaupun yang dimaksud tetap Allah, misalnya dengan sifat Allah, "ARRAHMAANUR AKBAR", maka tidak sah.




4. Membaca surah Al-Fatihah pada setiap raka'at.
Bacaan surah Al-Fatihah ini tidak boleh salah, baik kalimat, Mahraj (Penyebutan Huruf), maupun tajwidnya (hukum - hukum bacaan). Jika salah, maka bacaannya tidak sah, dan shalatnya pun tidak sah. Oleh karena itu mempelajari surat Al-fatihah hukumnya wajib bagi setiap orang islam yang sudah mukalaf, sampai hafal dan benar makhrajnya serta hukum - hukum bacaannya. Akan tetapi bagi orang yang baru belajar shalat, jika belum dapat membaca Al-fatihah secara sempurna, boleh membacanya sekedar yang telah ia peroleh, walaupun hanya satu ayat. Jika ia tidak mampu membacanya sama sekali, maka boleh berdiri saja selama bacaan Al-fatihah.
5. Ruku disertai thuma'ninah.
Ruku yaitu meratakan punggung dan leher bagaikan sebuah papan yang membentuk sudut 90derajat (siku-siku) dengan menegakan baris betis, dan kedua telapak tangan memegang kedua lutut.
Thuma'ninah artinya diam (tidak bergeraknya anggota tubuh) sejenak selama bacaan:

SUBHANALAH
Artinya "Maha suci Allah".
6. I'tidal disertai thuma'ninah.
I'tidal adalah bangun dari ruku. kembali seperti posisi semula (berdiri tegak).
7. Sujud 2 kali dalam setiap rakaat disertai thuma'ninah.
Sujud adalah meletakkan kedua lutut, kedua tangan, dahi dan hidung diatas sajadah (atau yang lainnya), sedangkan telapak kaki didirikan diatas perut jari - jari kaki.
8. Duduk diantara dua sujud disertai thuma'ninah. Cara duduknya adalah duduk iftirasy.
9. Duduk pada tasyahud akhir.
10. Membaca tasyahud akhir.
11. Membaca shalawat kepada nabi setelah membaca tasyahud akhir.
12. Memberi salam yang pertama (ke kanan)
13. Tertib, yaitu dilakukan sesuai dengan urutannya (1-12).

0 comments:

 
© free template by Blogspot tutorial